Sushi cafe com (awal mula)
Kisah ini berawal saat aku berumur 4 tahun,saat itu didepan rumahku terdapat warung komputer (Warkom) yang dimiliki oleh pak Shee,pak Shee merupakan orang kelahiran India yang tinggal ditempat tinggalku.Pada saat itu aku sedang bermain ditera bersama kakakku,aku bertanya,”Kakak,mengapa pak Shee begitu sukses dengan usaha warkomnya?”.Lalu kakakku menjawab,”ya,pak Shee begitu sukses karena didaerah ini belum sekali orang punya komputer,yang punya hanyalah badan administrator daerah ini,itupun bukan komputer umum”.Saat itu aku berpikir bahwa didaerah yang miskin komputer pasti banyak kesempatan untuk mencari keuntungan.Aku pergi keruang tengah menghampiri ayahku,”Ayah,apakah aku boleh mendirikan warkom seperti pak Shee?”.Lalu ayahpun menjawab dengan sedikit tertawa,”kamu itu masih kecil sayang,mana bisa kamu seperti pak Shee,kamu belum cukup umur lagi nak untuk mencari nafkah”.Mendengar perkataan itu aku sedikit kecewa,tetapi disisi lain aku juga berpikir bahwa sekecil ini mana bisa aku mencari nafkah sendiri,malah nanti jadi beban keluarga.Malam itu aku merenung sambil melihat orang keluar masuk warnet pak Shee,”Mengapa warkom pak Shee laris sekali ya?”.Dihatiku bertanya,keesokan harinya aku mengunjungi warnet pak Shee dan betapa terkejutnya aku ternyata komputer di warnet pak Shee semuanya serba terbaru,mulai dari mouse,keyboard,cpu dan monitor.Itu semua berbeda dengan dirumahku,Komputer dirumahku memang sudah kuno,ayah belum sempat menggantinya karena ayah masih belum punya cukup uang untuk membelinya.Di warkom pak Shee juga ada beberapa konsol,bahkan game arkad yang katanya dibuat langsung di Jepang.Begitu canggihnya peralatan tersebut sampai aku bertanya kepada pak Shee,”Paman,mengapa paman mendirikan warkom?”.pak Shee bertanya kembali,”Nak,mengapa kau bertanya seperti itu?”.Aku menjawab sambil tersenyum,”Karena saat besar nanti aku ingin seperti paman,membuka usaha warkom sendiri”.Pak Shee menjelaskan.”ooh,paman mendirikan warkom karena dulu,banyak warga sini yang menggunakan komputer di kecamatan sebelah,jadi agar warga sini tidak kejauhan,maka paman dirikanlah warkom ini,dan syukurlah warkom paman banyak yang mengunjungi,oh ya satu lagi,pernah ada orang bilang sebaiknya warkom ini ditambah fasilitas hiburan,jadi orang ke warkom tidak hanya untuk mencari informasi,tapi juga untuk mencari hiburan,dan maka itulah seperti yang kau lihat disana,banyak konsol-konsol dan arkad yang semua itu paman beli dari Jepang,karena di sana semua alat hiburan sudah cukup canggih,jadi paman tertarik untuk membelinya,paman sekarang juga sudah menambahkan permainan pada komputer paman,tetapi ingat,kau juga harus secukupnya dalam bermain”. ”ooh begitu ya,baik paman terimakasih penjelasannya,oh ya paman bolehkah aku mencoba permainannya?”Jawab aku paham sambil ingin mencoba permainan dikomputer pak Shee,lalu pak Shee menjawab,”ooh tentu saja,boleh boleh,silahkan”.Dan akupun segera mencobannya,ternyata semua permainan tersebut merupakan permainan keluaran terbaru bahkan ada juga yang limited edition dan tentunya sangat menarik untuk dimainkan,dan yang terakhir aku mencoba game di komputer yang tidak kalah menarik dari game di konsol dan arkad.Waktu terus berlalu,tidak berasa umurku sudah genap 22 tahun,itulah saatnya aku siap untuk berkuliah,aku kuliah di universitas yang jauh dari tempatku,bisa dikatakan aku kuliah diluar negeri,disana aku tinggal disebuah apartemen yang cukup untuk kehidupanku sehari-hari.Saat kuliah aku rajin berhemat,aku lakukan semua itu demi menabung uangku untuk modal membangun usaha warkom disana,kebetulan disana juga seperti ditempat tinggalku.Orang-orang masih membutuhkan
Komentar
Posting Komentar